Tik.. tok...
Detik pertama, aku melihat matamu yang memandangku. Entah apa
yang kurasakan, aku berharap kau tidak akan pernah berhenti menatapku, tidak
akan. Tatapanmu yang membuatku merasakan cinta itu kembali. Aku yang pernah
merasa tersakiti karena cinta, bisa pulih sekejap hanya dengan menatapnya. Hatiku
bertanya “Tuhan, hentikan omong kosong ini. Aku merasa sangat bingung. Apa yang
sebenarnya aku rasakan sekarang? Kalau ini hanya mimpi, bangunkan aku. Kalau
ini hanya khayalan, sadarkan aku. Kalau semua ini tidak nyata, aku merasa
benar-benar gila..”
Detik kedua, kau memegang tanganku. Aku merasakan kehangatan
yang kau berikan padaku. Duduk disebuah kursi panjang taman sekolah. Melihat langit
sangat cerah hari itu. Tanganmu yang lembut ini... akankah kau tidak akan
melepaskannya?
Detik ketiga, kau tersenyum padaku. Senyuman manis yang entah
kenapa membuat jantungku berdetak kencang. Aku sadar kalau hari ini benar-benar
nyata. Aku merasakan kembali cinta yang dulu pernah kurasakan bersama orang
lain yang pernah merusak arti cinta itu padaku. Ah, itu hanya masa lalu. Orang
itu sudah tak kupedulikan lagi. Yang kurasakan sekarang ini aku bahagia,
bahagia bersamamu.
“Kita berbeda, akankah kita bisa bersama?” Hanya itu yang
selalu ada dibenak pikiranku saat bersamamu. “Kalau Tuhan tidak menghendaki,
akankah kita bisa perjuangkan apa yang Tuhan tidak kehendaki?”. Tapi, aku
yakinkan diriku kalau Tuhan ciptakan kita berbeda untuk disatukan.
Mengenalmu, adalah hal yang aku syukuri pada Tuhan. Kau isi
hari-hariku yang kosong ini dengan canda tawa. Kau isi hariku dengan
kebahagiaan. Kau isi hariku dengan kasih sayang.
Hal yang ingin aku sampaikan padamu “Aku ingin menjadi orang
yang kau cintai, disaat banyak orang lain yang mencintaimu. Aku ingin menjadi
wanita kedua setelah ibu mu. Aku ingin menjadi seseorang yang bisa
mendampingimu disaat kau susah, senang, ataupun duka. Aku tidak bisa berjanji
untuk selalu mencintaimu selamanya. Tapi aku akan berusaha untuk mencintaimu
seumur hidupku”
Bila masa nya tiba, suatu saat kau akan tahu apa yang aku
rasakan lewat tulisan ini. Terima kasih atas segalanya. Cinta yang kau berikan,
itu benar benar berarti. Semoga Tuhan mempertemukan kita untuk disatukan.
“For
you who have stolen my heart”